Total Tayangan Halaman

Jumat, 20 Maret 2020

Macam-Macam Alat Kesehatan

Alat Kesehatan disebut juga alat medis, yaitu mengandung pengertian instrumen, apparatus, mesin, implan yang tidak mengandung obat yang berfungsi untuk mendiagnosa, mencegah dan menyembuhkan penyakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan untuk membentuk struktur dan fungsi jaringan tubuh. Pengertian mengenai alat medis ini sebagaimana diambil dari Permenkes Nomor 1191 tahun 2010. Dimana kita tahu, bahwa alah kesehatan sangat diperlukan untuk saat ini kita tahu banyak penyakit yang disebabkan oleh bakteri, karena itu alat kesehatan adalah solusinya. Perusahaan yang menjual alat kesehatan seperti SAKA percaya, bahwa Indonesia harus lebih teliti dalam mengedepankan alat-alat kesehatan. Berikut macam-macam alat kesehatan tersebut..

saka.co.id
Alat Kesehatan
  • Tensimeter
Tensimeter merupakan nama alat medis di rumah sakit yang sangat familiar di telinga kita. Fungsi alat ini pun saya rasa kebanyakan dari anda mengetahuinya. Tensimeter merupakan satu alat kesehatan yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah. Ada dua jenis tensimeter yang umum kita jumpai di pasaran yaitu tensimeter manual dan tensimeter digital. Anda juga boleh memiliki tensimeter dirumah untuk memudahkan anda mengontrol kondisi tekanan darah anda.
  • Termometer
Alat yang satu ini saya yakin anda juga sudah mengetahuinya secara pasti. Termometer merupakan alat pengukur suhu. Ada berbagai macam jenis termometer berdasarkan fungsinya. Yang digunakan dalam dunia medis adalah termometer badan, yang berfungsi untuk mengukur suhu tubuh pasien ketika mengalami demam. Termometer juga memiliki jenis digital dan manual (raksa).
  • Stetoskop
Stetoskop merupakan senjata dokter pertama kali. Stetoskop seingkali menjadi identitas dan simbol kesehatan. Untuk apa sebenarnya alat mdis yang satu ini ? Stetoskop berfungsi untuk melakukan pemeriksaan akustik (suara) yang ada di dalam tubuh manusia seperti tarikan napas, detak jantung, pergerakan usus dan lambung dan pemeriksaan lainnya.
  • Inkubator
Kita tahu inkubator berasal dari kata inkubasi yang artinya pengeraman kalau dalam istilah ayam. Sama seperti kita manusia, juga memiliki waktu inkubasi 9 bulan di dalam rahim ibu. Namun terkadang karea satu hal bayi bisa terlahir secara prematur. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan intensif dalam ruangan khusus yang mirip di dalam rahim ibunya, inilah fungsi inkubator bayi di rumah sakit.
  • Dental Instrument
Apa itu Dental Instrumen ? Yaitu sebuah peralatan kedokteran gigi yang berfungsi sebagai penunjang dalam proses pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut di rumah sakit. Ada banyak sekali macam dental instrumen seperti kaca mulut, scaler gigi, pinset gigi dan lain sebagainya.
  • Hematology Analyzer
Hematology Analyzer merupakan satu alat medis yang sangat penting di rumah sakit dan klinik. Fungsi alat ini adalah untuk menganalisa sel — sel darah meliputi jumlah dan kondisinya. Hematology Analyzer berperan sebagai alat diagnostik yang memiliki fungsi khusus sebagai analyzer untuk menganalisa jumlah sel — sel darah manusia guna menentukan penyakit apa yang kemungkinan diderita oleh pasien. Alat ini berada di laboratorium medis sebuah rumah sakit atau klinik.
  • Centrifuge
Centrifug sebenarnya bukan alat yang langsung berhubungan dengan medis atau kesehatan. Namun alat ini digunakan sebagai penunjang yang cukup penting di laboratorium kesehatan. Fungsi alat ini yaitu untuk memisahkan komponen atau partikel zat yang terlarut dan endapannya. Dengan prinsip gaya Centrifugal alat ini bisa mengumpulkan partikel yang masanya lebih berat di bagian bawah tabung. Aplikasi alat ini di laboratorium klinik untuk memisahkan serum dari darah murni.

Jumat, 06 Maret 2020

Spesifikasi Conductivity Meter

Conductivity Meter digunakan dalam bidang produksi, kontrol kualitas, laboratorium lingkungan dan laboratirum lapangan. Meter ini memanfaatkan empat cincin probe potensiometri yang menawarkan fleksibilitas yang lebih besar atas desain amperometri khusus. Ini probe terbuat dari PVC-ideal untuk indoor, serta pengukuran di luar ruangan. Kami Jual Conductivity Meter dengan harga murah, dimana Conductivity Meter adalah instrument yang digunakan untuk mengukur karakteristik air seperti suhu, salinitas, tekanan, kedalaman dan densitas. Cara kerja conductivity meter yang utama adalah dengan memanfaatkan detektor / sensor konduktivitas yang disebut dengan conductivity probe (batang konduktivitas), yang terdiri dari dua bagian yaitu anoda dan katoda yang biasanya dibuat dari bahan inert (tak bereaksi) seperti grafit.

Conductivity Meter
Conductivity Meter 1.1

 Ingin tahu alat kesehatan lainnya? yuk baca juga alat kesehatan pH Meter..

Conductivity Meter
Conductivity Meter 1.2

Spesifikasi Conductivity Meter

  • Range 0.0 to 199.9 μS/cm; 0 to 1999 μS/cm
  • 0.00 to 19.99 mS/cm; 0.0 to
  • 199.9 mS/cm
  • Resolution 0.1 μS/cm; 1 μS/cm
  • 0.01 mS/cm; 0.1 mS/cm
  • Accuracy (@20°C/68°F) ±1% f.s. (excluding probe error)
  • Calibration manual, one point through EC knob
  • Temperature Compensation manual, 0 to 50°C (32 to 122°F) with = 2%/°C
  • Probe HI 76301D four ring conductivity probe with DIN connector and 1 m (3.3’) cable (included)
  • Battery Type / Life 9V / approximately 100 hours of continuous use
  • Environment 0 to 50°C (32 to 122°F); RH max 100%
  • Dimensions 145 x 80 x 36 mm (5.7 x 3.1 x 1.4’’)
  • Weight 230 g (8.1 oz.)

Senin, 30 September 2019

Mengenal Neraca Analitik

Mengenal Neraca Analitik

Timbangan analitik atau juga sering disebut neraca analitik adalah salah satu alat laboratorium yang digunakan untuk menimbang massa sejumlah bahan kimia hingga ukuran miligram. Maka, tak heran jika timbangan ini juga dikenal masyarakat dengan nama timbangan miligram. Selain digunakan dalam laboratorium, timbangan ini juga sering digunakan oleh para pemilik toko emas untuk menimbang berat emas. Keunggulan dari timbangan ini adalah tingkat ketelitiannya yang sangat tinggi. Bahkan, timbangan ini mempunyai ketelitian hingga 3 atau 4 digit di belakang koma. Keakuratan timbangan ini sangat cocok digunakan dalam dunia farmasi. Sebab, saat meracik sebuah obat dibutuhkan ukuran yang akurat dan presisi berdasarkan dosis. Kelebihan atau kurang sedikit saja, bisa berakibat fatal bagi pengonsumsi obat tersebut. Fungsi dari neraca analitik seperti yang telah dijelaskan di atas adalah untuk mengukur massa suatu zat. Zat yang bisa di ukur massanya bisa berupa zat padat maupun cair. Sebagian besar peneliti menggunakan neraca analitik untuk mengukur massa zat dengan ketelitian yang sangat tinggi. Ketelitian sebuah neraca analitik bahkan bisa mencapai hingga 0,0001 gram.

Cara Kerja Timbangan Analitik

Bentuknya yang unik, pastinya mempunyai cara kerja yang berbeda dengan timbangan pada umumnya. Hanya saja, secara umum menggunakan timbangan analitik digital lebih mudah dibanding yang analog. Untuk mendapatkan ukuran yang akurat, Anda harus mengikuti langkah-langkah berikut ini dalam menggunakan timbangan analitik:
  • Letakkan piringan di atas timbangan.
  • Tekan tombol “tare” agar bobot piringan nol
  • Buka salah satu kaca pada timbangan.
  • Letakkan bahan kimia akan diukur bobotnya di atas piringan tersebut. Gunakan alat bantu saat meletakkan bahan kimia tersebut karena meletakkan dengan tangan, debu yang ada pada tangan akan mempengaruhi berat bahan tersebut.
  • Tekan tombol yang ada pada timbangan dan unggu angka yang tertera hingga 4 digit di belakang koma.
  • Bersihkan timbangan dengan sikat pembersih agar sisa bahan kimia tidak tertinggal yang akan mempengaruhi keakuratannya saat melakukan timbangan berikutnya.

Jenis Timbangan Analitik

Timbangan analitik analog merupakan timbangan analitik yang proses pengoperasiannya masih manual, yakni dengan menggeser-geser slider(disebut juga anting). Pada timbangan analitik analog, untuk melihat masa sebuah zat kita perlu menggeser-geser slider. Anggap saja ada 3 buah lengan slider yang bisa digeser(ratusan, puluhan dan satuan), maka untuk menganalisa massa sebuah zat perlu menggeser  ketiga slider tersebut hingga timbangan menjadi seimbang, barulah kita melihar berapa berat zat tersebut. Setiap timbangan analitik memiliki tingkat akurasi yang berbeda, keakurasian dalam mengukur berat benda sering diistilahkan dengan kata “resolusi”. Seiring dengan waktu dan pemakaian yang terus menerus, penggunaan timbangan analitik akan mengurangi keakurasian dalam menimbang. Jika dirasa timbangan analitik sudah tidak presisi, maka timbangan analitik perlu di kalibrasi. Kalibrasi merupakan proses setting ulang alat ke nilai standar dan presisi.

Berdasarkan pada proses kalibrasinya, timbangan analitik dibagi menjadi 2 jenis, yakni:
  •     External Calibration
  •     Internal Calibration


Timbangan analitik external calibration merupakan timbangan analitik yang memerlukan komponen lain(sebut saja bandul kalibrasi) untuk proses kalibrasi. Proses kalibrasi ini perlu dilakukan orang yang memang berkompeten dalam hal kalibrasi timbangan analitik.

Beberapa fitur dari neraca analitik yang mungkin anda belum ketahui diantaranya :

  • Electromagnetic force restoration merupakan fitur neraca analitik berbasis coil magnetic permanen untuk tingkat akurasi pengukuran yang tinggi.
  • Internal Database Storing sistem, dimana data pengukuran hasil timbang tersimpan dalam database.
  • Touch Screen Display untuk mempermudah penggunaan user interface.
  • Waterpass untuk memastikan neraca analitik dalam posisi yang benar.
  • RS232 Data Interface untuk menghubungkan neraca analitik dengan komputer atau printer

Mengenal Alat Pengukuran pH Meter

Apa itu pH Meter? pH Meter merupakan alat pengukuran yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman dan kebasaan suatu larutan. Dalam j...